Posts

Toyota Celsior / Lexus LS400 UCF20

Image
Untuk bersaing dengan mobil mewah yang didominasi oleh pabrikan asal Eropa utamanya Jerman dan Inggris, Toyota kemudian membangun sendiri merk mobil mewah mereka dengan Lexus pada tahun 1989. Produk unggulan Lexus ini adalah Lexus LS400 yang kemudian juga dijual di Jepang sebagai Toyota Celsior dan sukses membuat gebrakan di pasar mobil mewah sampai konon Mercedes-Benz menunda rilis S-Class W140 untuk menyesuaikan supaya bisa bersaing dengan Lexus LS400. Pada tahun 1995, Lexus kemudian memperkenalkan generasi kedua dari Lexus LS400.

Penciutan Merek Mobil di Indonesia 1978

Image
Kalau membandingkan mobil-mobil yang dijual tahun 80an dengan tahun 70an, terlihat ada beberapa merk yang cukup populer menjual berbagai macam model tiba-tiba lenyap tidak berbekas. Pilihan mobil yang dijual oleh merk-merk yang tersedia juga mulai sedikit seperti misalnya Daihatsu, Suzuki dan Honda yang tidak menjual mobil kei seperti Fellow, Fronte dan TN7. Hal ini ternyata dikarenakan adanya kebijakan penciutan merk mobil di Indonesia pada tahun 1976.

Toyota Cressida GX71

Image
Diawal kemunculan Toyota Corona Mark II, Toyota membuat Mark II menjadi besar seukuran Crown yang masih memenuhi regulasi dimensi mobil di Jepang sana sementara Crown dibuat menjadi sedan yang lebih besar dan mewah lagi. Di Indonesia sendiri generasi Mark II dijual resmi oleh Toyota Astra Motor pada generasi keempat dan kelimanya yang pada generasi kelimanya diperkenalkan sebagai Toyota Cressida pada tahun 1985. Toyota Cressida sendiri merupakan varian ekspor Toyota Mark II dan memiliki kembaran berupa Toyota Chaser yang sporty dan Toyota Cresta yang mewah.

Sejarah dan Sistem Pajak Kendaraan Bermotor di Indonesia

Image
Setiap tahun, pemilik kendaraan bermotor di Indonesia diwajibkan untuk membayar pajak kendaraan mereka bila ingin kendaraannya digunakan di jalanan umum di Indonesia. Pajak kendaraan ini menjadi sumber pendapatan pemerintah daerah untuk perawatan jalan dan infrastruktur pendukungnya bahkan juga setelah dikumpulkan dengan pendapatan lain dipergunakan untuk belanja daerah yang juga termasuk gaji pegawai negeri sampai pemadam kebakaran.

DKW Hummel 50

Image
Nama DKW sendiri merupakan singkatan dari Dampfkraft Wagen yang kurang lebih berarti kendaraan mesin uap. Meski begitu pada awalnya mobil uap DKW ini kurang sukses sehingga Jørgen Skafte Rasmussen selaku pendiri DKW kemudian membuat DKW dengan singkatan dari Des Knaben Wunsch atau yang berarti harapan bocah laki-laki pada tahun 1919 sebagai pembuat mesin 2 tak serta DKW dengan singkatan Das Kleinen Wunder yang berarti keajaiban kecil ketika ia menempelkan mesin 2 taknya ke rangka sepeda yang akhirnya membuat DKW menjadi produsen sepeda motor terbesar didunia saat itu.

Suzuki Carry Carreta dan Adventura

Image
Pada jaman orde baru dulu terdapat aturan yang menyatakan bahwa mobil penumpang dengan sasis terpisah seperti Suzuki Carry minibus bodinya harus dibuat oleh perusahaan karoseri pihak ketiga. Mobil minibus saat itu hanya berupa sasis dan body dibagian kepala seperti mobil pickup tanpa bak tapi ada lantai dan dinding belakang jok depannya bolong. Perusahaan karoseri kemudian tinggal melengkapi sekaligus mengecat mobilnya untuk dikirim kepada konsumen.

Toyota Kijang Jantan Karoseri Roda

Image
Memang Kijang dirancang sebagai mobil KBNS atau kendaraan bermotor niaga sederhana. Kata-kata sederhana ini mencerminkan betapa sederhananya mobil Kijang sampai-sampai ada yang bilang Kijang tidak lebih dari sekedar gerobak bermesin saja. Dipadukan dengan aturan bahwa pada era orde baru, mobil-mobil penumpang dengan sasis terpisah bukan monokok bodinya harus dibuat oleh perusahaan karoseri pihak ketiga untuk menyerap lapangan kerja dimana tidak sedikit karoseri yang hanya membuat mobil asal jadi sehingga terlihat kesederhanaan Kijang semakin sederhana. Namun begitu, beberapa perusahaan karoseri mencoba untuk membuat mobil sederhana seperti Kijang ini menjadi lebih mewah. salah satunya adalah karoseri Roda yang membuat Kijang Jantan.