Datsun 810 180B
Nissan Bluebird yang dikenal juga sebagai Datsun x10 series menjadi salah satu model yang cukup laris didunia termasuk juga Indonesia. Pada tahun 1977, muncul generasi baru menggantikan Datsun 710 alias Nissan Violet yang sebenarnya merupakan varian sedikit lebih kecil dari Datsun 610 yang merupakan model asli Nissan Bluebird yang sayangnya di-skip di Indonesia oleh PT Indokaya Nissan selaku ATPM mobil Datsun dan Nissan saat itu.
Desain dari Datsun 810 ini masih menerapkan desain ala coke bottle design seperti Datsun 610 maupun Datsun 710. Bisa dilihat pada sekitar pillar C dimana garis jendelanya sedikit naik kemudian turun mengikuti garis samping kap bagasi. Fascia depannya masih memiliki sisa peninggalan Datsun 610 dengan grill model vertikal dan lampu depan 4 buah bulat yang sudah dipakai sejak jaman Datsun 410 dengan lampu sein tepat dibawahnya. Lampu belakangnya memiliki ciri berupa clusternya mendatar dibagi 3 dengan dari sisi luar ke sisi dalam ada lampu sein, lampu belakang dan rem serta lampu mundur dengan mika lampu polos rata.
Untuk standar mobil Jepang saat itu, Nissan membuat Bluebird alias Datsun 810 cukup advance. Sasisnya sudah monokok yang memang sudah mulai menjamur saat itu untuk mobil sepantarannya. Namun kaki-kakinya sudah selangkah lebih maju dengan suspensi depan macpherson strut dengan stabilizer sementara bagian belakangnya memakai model independen semi trailing arm yang juga dipakai oleh Datsun 160J SSS. Sayangnya, sistem setirnya masih memakai model recirculating ball bukannya rack and pinion yang saat itu baru dipakai oleh Nissan Fairlady Z.
Mesin yang dipasangkan pada Datsun 810 untuk model 180b ini adalah Nissan L18. Mesin ini memiliki konfigurasi 4 silinder OHC 8 valve berkapasitas 1800cc. Tenaga yang bisa dihasilkan dari mesin yang masih memakai karburator ini adalah 104Hp pada 5000Rpm. Untuk menyalurkan tenaga mesin digunakan transmisi manual 4 percepatan.
Di Indonesia, Datsun 810 hnaya ada sebagai Datsun 180B dan dipasarkan sekitar antara 1978 sampai 1980 saja. Secara fitur, Datsun 180B sudah cukup lengkap sesuai standar mobil sedan berukuran medium dijamannya. Mobil ini sudah dilengkapi dengan tachometer, jam quartz pada dashboard, radio/tape National, panel kayu pada dashboard, kayu pada setir, dan berbagai indikator seperti indikator air reservoir, bohlam lampu belakang kalau putus, charge aki dan sebagainya. Untuk penumpang belakang, sudah tersedia headrest meski belum ada arm rest dan juga ada asbak pada doortrim pintu.
Nissan Maxima dan Datsun 811
Setelah generasi 610 yang dipisah dengan Datsun 710 alias Nissan Violet yang lebih kecil, Nissan membuat penerus dari Nissan Bluebird alias Datsun 810 pada tahun 1977 dan fokus tanpa membuat model terpisah dari lini Nissan Bluebird ini karena Nissan Violet sudah memakai platform baru tanpa ada campur tangan Nissan Bluebird. Namun ternyata, selera orang Amerika yang menginginkan mobil yang lebih besar lagi dari apa yang ditawarkan oleh Jepang membuat Nissan kemudian membuat varian mesin 6 silinder dengan Datsun 810 yang di Jepang dikenal sebagai Nissan Bluebird 2000G6. Secara garis besar, Datsun 810 6 silinder versi Amerika ini sama persis dengan Datsun 810 lainnya didunia hanya saja moncongnya jadi lebih panjang sekitar 100mm untuk memberikan ruang bagi mesin 6 silinder. Datsun 810 ini ditawarkan dalam 2 versi yaitu Datsun 810 Deluxe dan Datsun 810 Maxima. Dari sini kemudian Nissan membuat Nissan Maxima yang populer di Amerika. Bila Datsun 810 standar sepantaran dengan Toyota Corona, Datsun Maxima ini menjadi sepantaran dengan Toyota Cressida atau Corona Mark II yang lebih besar.
Namun Datsun Maxima ini sedikit membingungkan karena Datsun 810 yang menjadi Maxima kurang lebih adalah Datsun 910 dimana sasisnya Datsun 910 namun bodinya Datsun 810. Beberapa orang menyebutnya sebagai Datsun 810 gen 2. Ciri khasnya adalah moncong yang lebih panjang meski mesinnya 4 silinder, lampu kotak 4 buah dengan grill depan palang salib, lampu belakang tumpuk dengan lampu rem dan belakang diatas lampu sein dan lampu mundur serta bumper yang lebih kotak dan besar standar Amerika.
Standar emisi Jepang tahun 1978 membuat mesin L series yang sudah ada sejak tahun 1960an ketika Prince Motor yang saat itu belum diakuisisi Nissan merancang mesin dengan cylinder head Mercedes-Benz M120 dan dilanjut menjadi Nissan L series sulit untuk memenuhinya. Oleh karena itu Nissan memberikan penyegaran dengan sistem kontrol emisi serta mesin baru yang diberi nama Z series. Mesin ini hanya tersedia di Jepang saja dan Nissan Bluebird yang mendapat mesin ini diberi kode 811 meninggalkan nama 810.
Di Australia, Datsun 810 menjadi salah satu mobil yang paling populer sebelum akhirnya ditakhlukkan penjualannya oleh Mitsubishi Sigma. Model yang tersedia antara lain sedan 160B, 180B dan 200B serta station wagon. Seperti di Indonesia, Datsun 810 sedan memakai suspensi belakang independen sementara station wagon yang di Jepang lebih digunakan sebagai mobil barang memakai suspensi solid axle dan per daun. Namun karena peraturan Australia yang menginginkan local content yang lebih, akhirnya Datsun 810 versi Australia setelahnya memakai suspensi yang sama antara wagon dan sedan dengan gardan solid axle dan per daun. Varian sedan dengan suspensi sederhana ini bukan hanya untuk Datsun 160B saja yang menjadi tipe bawah namun juga sampai Datsun 200B yang merupakan tipe tinggi.
Datsun 180B di Indonesia
Datsun 180B generasi 810 di Indonesia berhenti diproduksi sekitar 1980 dan tidak punya turunan langsung. Ini karena PT Indokaya Nissan yang konflik dengan Marubeni Coorporation yang merupakan perusahaan ayng juga punya relasi dengan prinsipal Indokaya yaitu Nissan Motor. Dengan adanya konflik tersebut, keagenan Nissan dan Datsun di Indonesia dipindahkan ke PT Wahana Wirawan. PT Wahana Wirawan sama sekali tidak menghadirkan penerus Datsun 810 yaitu Datsun 910 dan penerus lini Nissan Bluebird ke Indonesia.
Hanya saja sekitar tahun 1982, PT Wahana Wirawan kemudian memasukkan Nissan Stanza T11 yang merupakan keturunan dari Datsun 160J generasi 710. Namun, karena pemasarannya yang kurang baik, Nissan Stanza ini hanya populer dipakai sebagai taksi. Selain Stanza yang lebih kecil dari Bluebird, ada juga Nissan Laurel C31 yang lebih mirip Nissan Maxima daripada Nissan Bluebird.
Spesifikasi Datsun 810 180B ini adalah sebagai berikut:
| Spesifikasi Datsun 810 180B | |
|---|---|
| Jenis | Sedan |
| Tipe | 810 |
| Mesin | L18 4 silinder SOHC 1770cc |
| Bore X Stroke | 85.0 X 78.0 mm |
| Sistem Bahan Bakar | Karburator |
| Transmisi | Manual 4 Speed |
| Wheelbase | 2.500 mm |
| Panjang | 4.260 mm |
| Lebar | 1.631 mm |
| Tinggi | 1.389 mm |


Comments
Post a Comment